Tragika Pulpen Rangga: Beginilah Seharusnya Dialog Itu

: M. Aan Mansyur

 

/1/

Rangga: Saya nggak mau pulpen itu balik ke muka saya
gara-gara saya berisik sama kamu.

Cinta: Tenang aja Rangga, kalau emang harus gitu
pulpennya pasti hancur nabrak keras kepala kamu!

/2/

ingin ia ubah skrip naskah
film itu. namun sang sutradara
tak bisa menemukan pulpen
yang dilempar tadi

/3/

di Makassar sana, ada penyair yang terkaget
sebab terbangun dari mimpi
dan di kasurnya ia temukan
: pulpen dan pecahan kepala Rangga

“Semoga, puisi tak menolak dituliskan.”

2017

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s