Pak Sapardi Penyair Hujan, Kami Penyair Jomblo

memang, tak bisa mati
adalah kutukan
bagi Bisma seorang diri

pula tak kunjung beristri
seperti pria-pria
jomblo, hari-hari ini

fasih menyumpahi topeng Rangga
yang dipinjam Aan Mansyur
sebab piawai berpuisi dan mujur
pernah mencium Dian Sastro

dengan segenap jiwa raga
jomblo-jomblo berusaha
menulis sajak paling indah

memungut sesukanya
hujan yang jatuh di atas genting
dan menyisakan hanya lagu Noah
di bangku-bangku sekolah

demi sebuah pernyataan “i love you too”
dari sang gebetan yang menggilai
sajak-sajak Pak Sapardi

2017

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s