Sepulang dari Kembara

: untuk Muh. Randhi Nugraha Sudirman

ada kembara yang lari dari panas tungku
sebab bisik di sunyinya
: “carilah ratusan kata yang ular!”

Ia pun meliuk di jalanan yang beracun
: dari Malang hingga Jogja
mungkin juga sampai ke Jakarta.

untuk nubuat kah?
puisi kah?
atau, cinta kah?
tetapi-kurasa-tak

yang ia cari bukan sekadar kata-kata
namun selongsong yang sisik, yang pernah
dipungut penyair lain dari banyak liang gelap berdesis
: yang memancarkan kilat merah.

dan tungku yang ia tinggalkan
menjadi semakin nyala
membakar wadaknya sendiri
: bisakah bisa memadamkan?

Solo, 2017

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s